Pengkajian Keamanan Lingkungan Vaksin Vectormune HVT-NDV & Rispens

Vaksin Vectormune® HVT-NDV&Rispens adalah vaksin untuk pengendalian dan penanggulangan penyakit Newcastle Disease (ND) dan Marek’s Disease (MD) yang sangat virulen pada ayam. Vaksin ini diproduksi oleh Ceva Biomune Veterinary Biologicals Co., USA, yang akan diedarkan oleh PT Ceva Animal Health Indonesia. Kandungan vaksin ini adalah virus HVT-ND (Master Seed) dan virus MD strain Rispens. Virus HVT-NDV merupakan jasad renik PRG virus Herpesvirus of Turkey (HVT) yang disisipi gen F virus ND.

Virus HVT-ND juga digunakan dalam vaksin PRG Vectormune® HVT-NDV yang telah terdaftar dan memperoleh Certificate of Free Sale diberbagai Negara seperti Amerika Serikat (2007), Afrika Utara (2013), Bangladesh (2012), Bolivia (2010), Brazil (2010), Ekuador (2011), Filipina (2011), Guatemala (2013), Honduras (2012), Kolombia (2010), Kostarika (2012), Kuwait (2012), Libanon (2011), Malaysia (2012), Mauritus (2011), Meksiko (2010), Maroko (2012), Mesir (2012), Panama (2012), Peru (2008), Rusia (2011), Thailand (2010), Tunisia (2012), Turki (2012), Ukraina (2012), Venezuela (2012) dan Yordania (2011). Sementara untuk vaksin PRG Vectormune® HVT-NDV&Rispens telah terdaftar dan memperoleh Certificate of Free Sale di Amerika Serikat (2010), Libanon (2013), Rusia (2013), Srilanka (2013), Turki (2013), Uzbekistan (2013) danYordania (2013).

Berdasarkan Peraturan Pemerintah No. 21 Tahun 2005 tentang Keamanan Hayati Produk Rekayasa Genetik,  dan Peraturan Menteri Lingkungan Hidup No. 25 Tahun 2012 tentang Pedoman Penyusunan Analisis Risiko Lingkungan Produk Rekayasa Genetik, maka Tim Teknis Keamanan Hayati Produk Rekayasa Genetik (TTKH PRG) telah melakukan pengkajian keamanan lingkungan vaksin PRG Vectormune® HVT-NDV&Rispens. Pengkajian didasarkan pada informasi genetik dan informasi keamanan lingkungan yang terdiri atas hospes alami dari tetua jasad renik PRG, sifat genetik yang direkayasa, stabilitas genetik jasad renik PRG, kemampuan penyebaran jasad renik,  dan kemungkinan menimbulkan risiko terhadap lingkungan.

Selengkapnya Download Disini

Write a Comment

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan.