Webinar Perkembangan Regulasi dan Penelitian Produk Rekyasa Genetik Indonesia

Perkembangan penelitian bioteknologi modern, salah satunya Produk Rekayasa Genetik (PRG) di dalam negeri sudah semakin banyak dan cepat. Di sisi lain, regulasi yang dibangun di Indonesia juga telah semakin lengkap sebagai upaya untuk menjamin keamanan hayati PRG dan penerapan prinsip kehati-hatian.

Komisi Kemanan Hayati PRG sampai saat ini telah bekerja dengan baik, dibantu Tim Teknis Keamanan Hayati PRG yang berkedudukan di BPOM, BB Biogen Kementan, dan KLHK.  Komisi Keamanan Hayati PRG akan menugaskan Tim Teknis Keamanan Hayati untuk melakukan kajian keamanan lingkungan PRG di KLHK, pakan PRG di BB Biogen Kementan dan pangan PRG di BPOM sebagai upaya penjaminan keamanan hayati dalam pemanfaatan PRG. Namun demikian, prosedur yang diatur dalam peraturan perundangan di Indonesia tersebut belum banyak dipahami oleh para pengembang dan peneliti bioteknologi modern di Indonesia. Oleh karena itu, mengingat perkembangan penelitian terkait PRG di Indonesia sudah semakin banyak baik yang dilakukan oleh perguruan tinggi maupun lembaga penelitian milik pemerintah, Direktorat Konservasi Keanekaragaman Hayati selaku Sekretariat Komisi Keamanan Hayati PRG sekaligus sebagai Koordinator Tim Teknis Keamanan Hayati bidang Keamanan Lingkungan bermaksud mengadakan suatu Webinar dalam rangka sosialisasi PRG dengan melibatkan para peneliti dan para regulator terkait perkembangan regulasi dan penelitian PRG.

Tujuan kegiatan ini adalah untuk mensosialisasikan perkembangan regulasi dan penelitian Produk Rekayasa Genetik di Indonesia kepada masyarakat luas, dengan harapan akan meningkatkan kesadaran semua pihak tentang manfaat dan tujuan pengembangan penelitian PRG di Indonesia sekaligus pentingnya mengimplementasikan pendekatan kehati-hatian dalam pengembangan PRG di Indonesia.

Sidang Pleno Keamanan Pakan Komoditas Jagung PRG event T25

Pada tanggal 29 Juli 2021 melalui pertemuan secara virtual, telah dilakukan Sidang Pleno Komisi Keamanan Hayati Produk Rekayasa Genetik (KKH PRG). Sidang Pleno bertujuan membahas permohonan Keamanan Pakan PRG Komoditas Jagung PRG event T25 permohonan dari PT. BASF Indonesia.

Sidang dipimpin oleh Prof. Dr. Ir. Bambang Prasetya, M.Sc selaku Ketua KKH PRG pada pukul 09.05 WIB dan dihadiri oleh Anggota KKH PRG atau yang mewakili, Tim Teknis Keamanan Hayati (TTKH) PRG Bidang Keamanan Pakan, Sekretariat KKH PRG, dan Sekretariat TTKH Bidang Keamanan Pakan (daftar nama peserta terlampir).

Berdasarkan hasil kajian TTKH PRG Bidang Keamanan Pakan, Sidang Pleno KKH PRG menyimpulkan bahwa Komoditas Jagung PRG event T25 telah memenuhi persyaratan aman pakan.

Sidang Pleno Keamanan Pakan Komoditas Kedelai PRG event A5547-127

Pada tanggal 29 Juli 2021 melalui pertemuan secara virtual, telah dilakukan Sidang Pleno Komisi Keamanan Hayati Produk Rekayasa Genetik (KKH PRG). Sidang Pleno bertujuan membahas permohonan Keamanan Pakan PRG Komoditas Kedelai PRG event A5547-127 permohonan dari PT. BASF Indonesia.

Sidang dipimpin oleh Prof. Dr. Ir. Bambang Prasetya, M.Sc selaku Ketua KKH PRG pada pukul 09.05 WIB dan dihadiri oleh Anggota KKH PRG atau yang mewakili, Tim Teknis Keamanan Hayati (TTKH) PRG Bidang Keamanan Pakan, Sekretariat KKH PRG, dan Sekretariat TTKH Bidang Keamanan Pakan (daftar nama peserta terlampir).

Berdasarkan hasil kajian TTKH PRG Bidang Keamanan Pakan, Sidang Pleno KKH PRG menyimpulkan bahwa Komoditas Kedelai PRG event A5547-127 telah memenuhi persyaratan aman pakan.

Sosialisasi Keamanan Hayati Produk Rekayasa Genetik (PRG) Menopang Keberlanjutan Keanekaragaman Hayati sebagai Sumber Pangan dan Kesehatan

Dalam rangka Road to International Biodiversity Day (IBD) 2019 dan HKAN 2019 pada Rabu, 15 Mei 2019 diselenggarakan Sosialisasi Keamanan Hayati Produk Rekayasa Genetik (PRG) Menopang Keberlanjutan Keanekaragaman Hayati sebagai Sumber Pangan dan Kesehatan. Hal ini selaras dengan Tema IBD 2019 yang ditetapkan oleh UNEP : Our Biodiversity, Our Food and Our Health.
Acara diawali dengan Arahan dan Pembukan Dirjen KSDAE yang dibacakan oleh Dir KKH. Peserta berjumlah 100 orang dari Anggota KKH PRG, Kementerian/Lembaga, Perguruan Tinggi, Swasta, LSM yang bergerak di Bidang PRG. Acara ini bertujuan untuk meningkatkan pemahaman, kesadaran dan kepedulian serta partisipasi publik terkait keamanan hayati PRG.
Pembicara dalam acara ini sebanyak 5 (lima) orang : Prof.Dr. Bambang Prasetya (Ketua KKH PRG), Prof. Dr. Antonius Suwanto (Pakar PRG, IPB), Ir. Winarno Tohir, Ketua KTNA, Prof. Dr. Widya Asmara (Pakar PRG, UGM) dan Dewi Rahmawati (Croplife Indonesia).
Dengan adanya sosialisasi ini diharapkan dapat diwujudkan keamanan hayati berdasarkan prinsip kesehatan serta pengelolaan sumberdaya hayati, perlindungan konsumen dan kepastian berusaha dengan mempertimbangkan agama, etika, budaya dan estetika.

Materi dapat diunduh di bawah ini :

Loader Loading...
EAD Logo Taking too long?

Reload Reload document
| Open Open in new tab

Loader Loading...
EAD Logo Taking too long?

Reload Reload document
| Open Open in new tab

Loader Loading...
EAD Logo Taking too long?

Reload Reload document
| Open Open in new tab

Loader Loading...
EAD Logo Taking too long?

Reload Reload document
| Open Open in new tab

Loader Loading...
EAD Logo Taking too long?

Reload Reload document
| Open Open in new tab

Foto dapat diunduh di link berikut ini http://bit.ly/KKHPRG/

SERAH TERIMA JABATAN KETUA DAN ANGGOTA BARU KKH PRG PERIODE 2018-2022

WhatsApp Image 2018-11-12 at 11.41.02 (4) WhatsApp Image 2018-11-12 at 11.41.02 (1)

Indonesia telah meratifikasi Protocol Cartagena melalui Undang-undang Nomor 21 Tahun 2004 tentang Keamanan Hayati Atas Konvensi Keanekaragaman Hayati dan sebagai tindak lanjutnya telah ditetapkan PP Nomor 21 Tahun 2005 tentang Keamanan Hayati PRG. Protocol Cartagena merupakan perjanjian internasional yang mengatur tentang perpindahan lintas batas produk rekayasa genetik, yang lahir dibawah Konvensi Keanekaragaman Hayati (Convention on Biological Diversity).
Dirjen KSDAE sebagai National Focal Point (NFP) Convention on Biological Diversity (CBD) dan juga sebagai NFP Protocol Cartagena
Pembentukan Komisi Keamanan Hayati Produk Rekayasa GEnetik merupakan pelaksanaan mandate pengaturan kelembagaan yang tertuang dalam PP 21 tahun 2005 tentang Keamanan Hayati PRG
Dasar Hukum Keanggotaan KKH PRG :
1. Perpres Nomor 39 tahun 2010 tentang Keamanan Hayati PRG
2. Perpres Nomor 53 tahun 2014 tentang perubahan Atas Perpres Nomor 39 tahun 2010 tentang Komisi Keamanan Hayati PRG
Tugas KKH PRG adalah memberikan rekomendasi keamanan hayati; memberikan sertifikasi hasil uji keamanan lingkungan, keamanan pangan dan/atau pakan; memberikan saran dan pertimbangan, serta membantu Menteri Lingkungan Hidup dan Kehutanan, Menteri yang berwenang, dan kepala lembaga pemerintah non kementerian yang berwenang dalam melaksanakan pengawasan terhadap pemasukan dan pemanfaatan Produk Rekayasa Genetik (PRG)
KKH PRG beranggotakan 19 orang terdiri atas unsur Pemerintah 11 orang, Perguruan Tinggi 3 orang dan Masyarakat 5 orang
Susunan Keanggotaan :
1. Ketua, merangkap anggota.
2. Wakil ketua Bidang Keamanan Pangan, merangkap anggota; (BPOM)
3. Wakil Ketua Bidang Keamanan Pakan, merangkap anggota; (Kementerian Pertanian)
4. Wakil Ketua Bidang Keamanan Lingkungan, merangkap anggota; (Kementerian Lingkungan Hidup dan Kehutanan)
5. Anggota

Keanggotaan KKH PRG diangkat dan diberhentikan oleh Presiden atas usul Menteri yang menyelenggarakan urusan di bidang perlindungan dan pengelolaan lingkungan hidup.

Masa jabatan keanggotaan KKH PRG dari unsur perguruan tinggi dan masyarakat selama 4 (empat) tahun dan dapat diangkat kembali 1 (satu) kali masa jabatan berikutnya.

Keanggotaan KKH PRG Periode 2014-2018 ditetapkan berdasarkan Keppres Nomor 181 tahun 2014 jo Keppres Nomor 5 Tahun 2016 jo Keppres Nomor 43 tahun 2016 jo Keppres Nomor 52 Tahun 2017.

Sehubungan dengan berakhirnya Keanggotaan KKH PRG Periode 2014-2018 pada tanggal 19 Oktober 2018, maka Menteri Lingkungan Hidup dan Kehutanan mengusulkan Keanggotaan KKH PRG 2018-2022 kepada Presiden melalui Surat
Nomor : S.287/MENLHK/KSDAE/KSA.2/8/2018 tanggal 13 Agustus 2018.
Telah ditetapkan Keanggotaan KKH PRG Periode 2018-2022 melalui Keputusan Presiden No 50 Tahun 2018 tentang Pemberhentian dan Pengangkatan Dalam Keanggotaan KKH PRG dengan Ketua Prof. Dr. Ir. Bambang Prasetya, M.Sc.

Berdasarkan Keppres No 50 Tahun 2018, Dirjen KSDAE ditetapkan sebagai Wakil Ketua Bidang Keamanan Lingkungan KKH PRG merangkap Anggota.

Terima kasih kepada Ketua KKH PRG Periode 2014-2018, Prof. Agus Pakpahan dan seluruh Anggota. Atas dedikasi dan pengabdiannya.

Selamat kepada Ketua KKH PRG Periode 2018-2022, Prof. Dr. Ir. Bambang Prasetya, M.Sc. beserta anggota baru  dan selamat menjalankan tugas.

Loader Loading...
EAD Logo Taking too long?

Reload Reload document
| Open Open in new tab

Training Workshop Identifikasi dan Penanganan Produk Rekayasa Genetika (PRG) untuk Karantina

Kementerian Lingkungan Hidup (Asdep Keanekaragaman Hayati dan Pengendalian Kerusakan Lahan) telah menyelenggarakan Training Workshop Identifikasi dan Penanganan Produk Rekayasa Genetik (PRG) untuk Karantina. Acara ini diadakan di SwissBell Hotel, Mangga Besar, Jalan Kartini Raya No. 57 Jakarta pada tanggal 18-19 September 2012. Training workshop ini bertujuan untuk mengembangkan pemahaman dan kemampuan terkait deteksi, identifikasi dan penanganan PRG di pintu masuk.

Dalam Training Workshop ini mengundang beberapa narasumber yaitu dari Kementerian Lingkungan Hidup, Kepala Badan POM, Dirjen Perdagangan Luar Negeri Kementerian Perdagangan, Kementerian Pertanian, Kepala Badan Karantina Pertanian, Kementerian Kelautan dan Perikanan, Kepala Badan Karantina Ikan, Prof. Ris. Dr. Bahagiawati Amir Husin (BB Biogen). Peserta Training Workshop adalah staf pengawasan pada Institusi Karantina di pelabuhan udara dan laut, instansi terkait dan laboratorium pendukung, berjumlah 80 orang.

Sosialisasi Keamanan Hayati Produk Rekayasa Genetik (PRG)

Kementerian Lingkungan Hidup (Asdep Keanekaragaman Hayati dan Pengendalian Kerusakan Lahan) bekerjasama dengan Bapedalda Provinsi Sumatera Utara telah menyelenggarakan Sosialisasi Keamanan Hayati Produk Rekayasa Genetik (PRG) di Medan Sumatera Utara pada tanggal 13 September 2012. Dalam acara ini mengundang beberapa narasumber yaitu Dr. Satya Nugraha; Dra. Daisy Joyce Djohor, MEng; Sugeng Harmono, SHut MSi; Bambang Nooryanto, SP.

Sosialisasi bertujuan untuk untuk memberikan pemahaman tentang Keamanan Hayati Produk Rekayasa Genetik dan sertifikasinya. Peserta berasal dari semua sektor terkait di tingkat provinsi (Bappeda, Bapedalda, Dinas Pertanian, Dinas Kehutanan, Dinas Kelautan dan Perikanan, Badan POM, Badan Karantina), instansi lingkungan hidup kabupaten/kota se-Provinsi Sumatera Utara, Organisasi non pemerintah, Perguruan Tinggi (pusat studi lingkungan/biologi/pertanian), kalangan penangkar benih, pemerhati lingkungan dan media massa.

Training Workshop Tim Teknis Keamanan Hayati Produk Rekayasa Genetik

Kementerian Lingkungan Hidup (Asdep Keanekaragaman Hayati dan Pengendalian Kerusakan Lahan) telah menyelenggarakan Training Workshop Tim Teknis Keamanan Hayati Produk Rekayasa Genetik. Acara ini diadakan di Hotel Novotel, Golf Estate Bogor Raya, Bogor pada tanggal 30-31 Juli 2012. Tujuan pelaksanaan Pelatihan adalah untuk mengembangkan pemahaman dan kemampuan Pengkajian Keamanan Hayati Produk Rekayasa Genetik.

Dalam Training Workshop ini mengundang beberapa narasumber yaitu Dr. Makariem Wibisono; Dra. Nus Nuzulia Ishak; Ir. Antung Deddy Radiansyah, M; Prof. Dr. Andi Trisyono, MSc; Prof. Dr. Umar Anggara Jenni; Dr. Agus Setyarso. Peserta Pelatihan adalah anggota Tim Teknis Keamanan Hayati Produk Rekayasa Genetik (TTKH PRG)

Pelatihan Pengadministrasian Permohonan Sertifikasi Keamanan Hayati Produk Rekayasa Genetik (PRG)

Kementerian Lingkungan Hidup (Asdep Keanekaragaman Hayati dan Pengendalian Kerusakan Lahan) telah menyelenggarakan Pelatihan Pengadministrasian Permohonan Sertifikasi Keamanan Hayati Produk Rekayasa Genetik (PRG). Pelatihan ini diselenggarakan pada tanggal 1 Agustus 2012, bertempat di Hotel Novotel, Golf Estate Bogor Raya, Bogor.

Tujuan pelaksanaan Pelatihan adalah mengembangkan pemahaman dan kemampuan dan profesionalitas terkait penanganan permintaan dan informasi Produk Rekayasa Genetik (PRG). Hasil yang diharapkan dengan pelatihan ini adalah berupa peningkatan kapasitas Sekretariat Tim Teknis Keamanan Hayati dalam menangani permintaan dan informasi PRG sesuai aturan dan kebutuhan semua pihak. Peserta Pelatihan adalah Anggota Sekretariat KKH yang terdiri dari Sekretariat TTKH Bidang Lingkungan, Bidang Pangan dan Bidang Pakan masing-masing 4 orang (total 12 orang) dan 3 orang peserta yang mewakili Kementerian Pertanian, dan 5 orang dari perwakilan BKKH sehingga jumlah peserta total adalah 20 orang.